Fucom 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa KPI UIN Siber Cirebon Diajak Berkarya dan Berdampak bagi Masyarakat

Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu mengembangkan kreativitas melalui karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam pembukaan Future of Communication (Fucom) 2026 yang digelar untuk memperingati Dies Natalis Jurusan KPI di Auditorium Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Lantai 4, Sabtu (31/10/2026).
Fucom 2026 mengangkat tema “Create, Connect, Impact: Menyatu dalam Karya, Terhubung dalam Makna, dan Memberi Dampak Nyata”. Kegiatan ini menjadi ajang berkumpul bagi keluarga besar KPI, sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, memperluas relasi, dan mempererat kebersamaan.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Ketua Jurusan KPI Abdu Zikrillah, M.Ds, Sekretaris Jurusan Rani Eka Wijayanti, M.I.Kom., para dosen, Ketua Umum HMJ KPI Alya Damayanti, perwakilan DEMA FDKI M. Hilmi Ghufron, perwakilan SEMA FDKI Nathia Isnayani, Ketua Pelaksana Fucom 2026 Burhan, serta mahasiswa KPI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HMJ KPI, Alya Damayanti, menyampaikan bahwa mahasiswa komunikasi perlu membuktikan kemampuan mereka melalui karya dan tindakan nyata, bukan hanya sebatas menyampaikan pesan.
“Sebagai mahasiswa komunikasi, kita tidak cukup hanya pandai berbicara dan menyampaikan pesan. Kita juga harus mampu menciptakan sebuah karya, membangun hubungan, serta menghadirkan dampak positif melalui setiap proses komunikasi yang kita lakukan,” ungkapnya.
Alya berharap Fucom dapat menjadi tempat untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, pengurus organisasi, dan alumni. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, media partner, serta sponsor yang telah ikut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Perwakilan DEMA FDKI, M. Hilmi Ghufron, turut menjelaskan makna tema Fucom 2026, menurutnya, create, connect, dan impact saling berkaitan dalam proses mahasiswa mengembangkan diri. Mahasiswa perlu berani menciptakan ide dan karya, membangun hubungan dengan banyak pihak, serta memastikan bahwa apa yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Sementara itu, perwakilan SEMA FDKI, Nathia Isnayani, berharap peringatan Dies Natalis KPI dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk terus berkembang, meraih prestasi, dan menjaga kekompakan. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar KPI menjadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk melihat kembali perjalanan jurusan dan memperkuat komitmen dalam memajukannya.
Ketua Jurusan KPI, Abdu Zikrillah, M.Ds mengapresiasi pelaksanaan Fucom 2026. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses belajar dan penguasaan dasar-dasar komunikasi.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum, tampil di depan kamera, serta menggunakan berbagai perangkat dan media komunikasi merupakan bekal penting yang perlu dimiliki mahasiswa sebelum menghasilkan karya yang berkualitas.
“Jangan sampai kita ingin langsung menciptakan sesuatu, tetapi melupakan fondasi pengetahuan yang harus dikuasai terlebih dahulu. Untuk menghasilkan karya yang baik, kita harus melalui proses belajar dan memahami dasarnya,” jelasnya.
Abdu Zikrillah juga menyoroti pentingnya membangun hubungan antarsesama. Baginya, connect tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga tentang menjaga silaturahmi, saling mengenal, dan membuka kesempatan untuk bekerja sama.
Melalui Fucom 2026, Jurusan KPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap mahasiswa semakin berani mengembangkan potensi, mencoba hal-hal baru, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kemampuan komunikasi perlu diiringi dengan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan demikian, keberhasilan komunikasi tidak hanya dilihat dari pesan yang tersampaikan, tetapi juga dari karya yang dihasilkan, hubungan yang terjalin, serta manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat.